Showing posts with label 0 Iklan. Show all posts
Showing posts with label 0 Iklan. Show all posts

Thursday, July 31, 2008

Pameran Motor BAJAJ PULSAR

Siapa yang tidak kenal BAJAJ ? Kendaraan yang lahir dari INDIA ini telah lama digunakan di indonesia seperti yang kita kenal sebagai kendaraan penumpang roda 3 dan juga kendaraan scooter (mirip Vespa). Soal mesin mungkin tidak perlu diragukan, keawetannya telah dibuktikan dengan BAJAJ roda tiga.

Kali ini BAJAJ melalui PT. Bajaj Auto Indonesia mengeluarkan Kendaraan roda dua alias Motor dengan jenis SPORT dengan nama PULSAR yang berteknologi DTSi (Digital Twin Spark Ignition), yaitu teknologi pertama diduia untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin di bawah 400 cc yang menggunakan 2 busi dalam satu ruang pembakaran dengan pengaturan secara DIGITAL. Teknologi DTSi ini telah di patent kan oleh BAJAJ.

Dealer motor BAJAJ PULSAR (PT. FONTANA PERKASA MOTOR, cabang Serang) mempromosikan produknya BAJAJ PULSAR 200cc, 180cc dan 125cc di Halaman PRIMKOKAS pusat, Jl. Santani Komplek KS Cilegon selama 1 bulan.

Dengan kerjasama kemitraan bersama PRIMKOKAS, anggota PRIMKOKAS dan umum dapat mencoba melakukan TEST DRIVE BAJAJ PULSAR mulai Tanggal 11 s.d 12 Agustus 2008 dengan mendaftarkan diri ke Marketing PT. FONTANA PERKASA MOTOR sdr. AGUNG (HP. 087871111199 atau ESIA:0254925157.

Kelebihan motor BAJAJ PULSAR dibandingkan dengan motor lainnya antara lain:

Memiliki Teknologi DTS-I (Digital Twin Spark Ignition), menggunakan 2 BUSI sehingga pembakaran akan sempurna dan optimal serta menghasilkan tenaga yang lebih besar dan emisi gas buang yang rendah menyebabkan bensin lebih irit dan tenaga pacunya lebih besar.

Memiliki Oil Cooled System (Sistem Pendingin Oli) berfungsi menjaga kekentalan oli sehingga oli tidak cepat cair menjadikan mesin, transmisi dan mekanisme katup terawat dengan sempurna dan akan lebih awet dan tahan lama.

Memiliki EXHAUST Tourque Expansion Chamber (TEC), merupakan teknologi pada sistem pembuangan untuk meningkatkan Torsi mesin pada putaran RPM rendah sehingga sanggup menghasilkan tenaga mesin secara Maksimal. Pengendara dapat melakukan akselerasi penuh pada kecepatan 25 km/jam dari gigi 5 tanpa harus menurunkan ke gigi yang lebih rendah.

Memiliki Balancer Shaft, yaitu bagian yang ada didalam mesin yang berfungsi mengurangi getaran pada seluruh body kendaraan.

Rubber Mounted Engine, yaitu karet yang terdapat pada rangka mesin sehingga getaran mesin menuju rangka mesin (chasis) dapat diredam seminimal mungkin.

NitroX Shock Absorber, suspensi belakang motor BAJAJ PULSAR dilengkapi dengan gas nitrogen yang akan menghilangkan gelembung busa pada permukaan oli dalam shock absorber, selain itu tinggi rendahnya Shock dapat diatur dalam 5 posisi sesuai dengan keinginan pengendara.

Long Wheelbase 1.350mm lebih panjang dari motor sport lainnya sehingga lebih stabil.

Tubeless Tire (standard ban dari BAJAJ PULSAR) dengan ukuran yang lebih besar.

Garansi Mesin 3 tahun atau 30.000 km dan 6 bulan atau 6000 km untuk kelistrikan.

LCD Digital, Tampilan secara digital antara lain Speedometer, Bensin, Indikator saringan Udara, Temperatur oli, Accu dan tekanan oli mesin.

LED TAIL LAMP,Lampu belakang LED (Light Emiting Diode)

Self Canceling Indicator, Lampu Sein akan non-aktif dengan sendirinya.

HARGA OTR:
PULSAR XCD 125CC - Rp. 13.500.000,-
PULSAR CW 180CC - Rp. 17.100.000,-
PULSAR CW 180CC Limited - Rp. ????
PULSAR CW 200CC - Rp. 20.000.000,-

Saturday, February 16, 2008

LAPTOP ZYREX® - SPECIAL


SOLD OUT !!!
-----------------------
ADS EXPIRED NOW !!

ZYREX® CRUISER - EGT250
· Intel® Pentium® Dual Core T2310
(1 MB L2, 1.46Ghz, 533Mhz FSB)
· Wifi Included · 512MB DDR2 · 80GB SATA
· DVD Super Multi · 4 in 1 Card Reader
· 14" WXGA Glare TFT · 2.4Kg
· Built-in 1.3MP Web Cam
· Built-in 56K V.90/V.92 Modem
· Built-in 10/100 Base TX-LAN Module

Harga Retail : Rp. 6.200.000,-
Cicilan : Rp. 511.913,-/bln x 15 (khusus Anggota Primkokas)

**Update Price : 26/02/2008
**Harga Retail dari Rp. 6.200.000,- menjadi Rp.5.890.000,-
**Cicilan : Rp. 486.318,-/bln x 15 (khusus Anggota Primkokas)
-------------------------------------------------------------------------------------------------

ZYREX® CRUISER - NFT625

· Intel® Pentium® Dual Core T5250
(1 MB L2, 1.50Ghz, 677Mhz FSB)
· Wifi Included Fingerprint Security · 1GB DDR2 · 120GB SATA
· DVD Super Multi · 4 in 1 Card Reader
· 12" WXGA Glare TFT · 1.8Kg
· Built-in 1.3MP Web Cam
· Built-in 56K V.90/V.92 Modem
· Built-in 10/100 Base TX-LAN Module
· BONUS: WINDOWS VISTA - Starter Edition
Harga Retail : Rp. 7.999.000,-
Cicilan : Rp. 660.450,-/bln x 15 (khusus Anggota Primkokas)

Hubungi : UD.Nusantara (Mitra Primkokas)
Bp. H. Izhan Fatoni hp: 0812 95 6666 9 / 0818 0795 444 1


Monday, December 3, 2007

Sony Vaio USB FLASH 2 GB


SOLD OUT !!!
-----------------------
ADS EXPIRED NOW !!

Memory USB FLASH Merk SONY
Kapasitas 2 GB
,
ditawarkan dengan harga
Rp. 150.000,-

Beli diatas 10 buah Harga bisa Nego.

Hubungi :
MITRA PRIMKOKAS
UD NUSANTARA
NoHP: 0812 95 6666 9


LIMITED STOCK !!!

Samsung MP3 Player YP-Z5F

SOLD OUT !!!
-----------------------
ADS EXPIRED NOW !!
Samsung MP3 Player YP-Z5F , dengan kapasitas memory yang cukup besar untuk menampung file musik anda ditawarkan dengan harga terbaik :

* MP3 - kapasitas: 4 GB
Harga Rp. 975.000 (Cash)
Kredit Anggota Koperasi PRIMKOKAS
Rp. 137.378 x 8 bln

* MP3 - kapasitas: 2 GB
Harga Rp. 750.000 (Cash)
Kredit Anggota Koperasi PRIMKOKAS
Rp. 105.675 x 8 bln


Samsung Z5F MP3 Player

Features:

* Layar : 1.82" TFT LCD,* Resolution : 128x160
* Playback: MP3, WMA, JPEG, OGG
* Builtin Radio: FM Tuner
* Up to 35 hours playback
* Voice Recorder: Voice Recording
* DNSe Portable 3D Surround Sound
* HeadPhone: Stereo Earphone
* USB Port: USB 2.0
* Dimensi: 42.2 x 89.8 x 12.3 mm
* Weight: 58 gr.
* Garansi: 1 thn Resmi

Price Compare:
www.www.tempatshopping.com -> Rp. 1.309.900,-
www.glodokshop.com - Rp. 1350.000


Hubungi:
MITRA PRIMKOKAS - UD NUSANTARA
NoHp: 0812 95 6666 9

Monday, November 19, 2007

Anthurium - Rully

SOLD OUT !!!
-----------------------
ADS EXPIRED NOW !!

Dijual Anthurium !!
(SOLD OUT/LAKU TERJUAL 20/11/2007)

Harga bersaing (nego)
yang berminat hubungi :
Rully HP: 0818128470, Feri: 0818975445
Lokasi Cilegon

ANTHURIUM GARUDA COBRA



ANTHURIUM HOOKERI RED



ANTHURIUM JENMANII COBRA



Upload: 19 Nov 2007

Kategori: 0 Iklan


Friday, November 16, 2007

Jual Cepat HP CDMA Nokia, Motorola

Cuma 3 (tiga unit) unit. Semua masih dalam Dus & tersegel.
Contact Person : Na2nk, Irman, Rully
Telp: 0254 378313

MOTOROLA W150 CDMA Harga Rp.375.000,-

Spesifikasi:100,6 x 45,5 x 21,8,85 gram,CDMA 800 MHz,Layar: 96 x 64 piksel,Menggunakan kartu sim (RUIM),Monophonic


NOKIA 6265 CDMA Harga Rp. 2.250.000,-(Garansi Nokia)
Operating System: Nokia OS
Java Technology:
Location API (JSR-179),Scalable 2D Vector Graphics API (JSR-226),Bluetooth API (JSR-82),CLDC 1.1,Wireless Messaging API (JSR-120),Mobile Media API (JSR-135),Mobile 3D Graphics API (JSR-184),JTWI (JSR-185) FileConnection and PIM API (JSR-75) MIDP 2.0,Nokia UI API Browser: WAP 2.0, XHTML over TCP/IP, Openwave v6.2.3
Messaging: MMS+SMIL, SMS.Digital Rights Management: OMA DRM v1.0,Delivery Method: MMS, WAP Download.Sound Formats: eAAC+,MIDI tones (poly 64),MP4,AAC,AMR (NB-AMR),MIDI tones (poly 64),MP3.Band Functionality: AMPS 800 / CDMA 1900 / CDMA 800.Screen Display: Color Depth: 18 bit,Resolution: 240 x 320.Physical Descriptions: Dimensions: 98.0 x 48.0 x 22.0 mm ,Weight: 126.0 g.Memory: Heap size: 2 MB,Shared Memory for Storage: 23 MB,Max JAR Size: 500 KB,Mini SD Card Slot.Keypad Descriptions: 3 labeled soft keys,5-way scrolling,Grid key mat,Local Connectivity: Bluetooth, Infrared, USB
Video Support: 3GPP formats (H.263), MPEG-4.Network Data Support: CDMA 1x, CSD
PC Connectivity: Bluetooth, Infrared, USB

NOKIA 6275 CDMA Harga Rp. 1.750.000,-(Garansi Nokia)
Band : CDMA 800/900MHz, AMPS 800MHz ,Data : 1xRTT ,Size : 109mm x 42.8mm x 17.2mm
Weight : 105g ,Battery : BL-6C,Battery Life : 10 days standby time, 4 hours talk time
Main Display : 262k color TFT LCD, QVGA (320x240 pixel) resolution
Camera : 2.0 megapixel resolution,Video : Video capture/playback
Messaging : MMS/EMS/SMS,Email : Yes
Bluetooth : Yes ,Infrared : No,Java : MIDP v2.0 ,Polyphonics : Yes
Memory : microSD expansion slot ,Internal Memory : 21 MB


Link :MP3 FM-Modulator | Bros dari Kalimantan | Parabola Bebas Iuran

Tuesday, November 13, 2007

Car Gadget - MP3 FM Modulator

SOLD OUT !!!
-----------------------
ADS EXPIRED NOW !!


Tape Mobile anda belum ada MP3 Player ? Sekarang ada Gadget tambahan untuk yang berfungsi sebagai MP3 Player di mobil anda, syaratnya kudu punya Lighter (colokan untuk nyala'in rokok).

Cara kerjanya ?
Masukkan MP3 FM Modulator ke Lighter, dengan bermodal USB Flash yang udah anda isi dengan lagu MP3, anda bisa langsung mendengarkannya via FM Radio di mobil anda.

Tertarik ? Harganya cuma Rp. 175.000, -
Anda bisa dapatkan di sdr. Guntama (HP:08128177687 via SMS)










Thursday, November 1, 2007

Menangkap Siaran TV dari Angkasa

Ada banyak satelit dengan siaran dari berbagai negara pada rentang sudut tersebut, mulai dari kawasan Timur Tengah semacam Arab Saudi, Qatar, Oman, lalu sebagian Eropa semacam Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Turki dan Spanyol, Afrika dari Libya, Mesir, dan Sudan. Dari benua Asia semacam Rusia, Cina, Taiwan, Jepang, Korea, India, Maladewa, Nepal, lalu negara-negara ASEAN, hingga Australia, AS, dan Inggris.

Satelit yang memancarkan siaran televisi di tanah air berada pada posisi 108°yaitu satelit Telkom1 dan 113° yang ditempati satelit Palapa C2. Posisi antena nyaris tegak ke titik zenith. Sejumlah stasiun TV swasta semacam RCTI, SCTV, Indosiar, ANTV, GlobalTV, Metro TV, Bali TV, MQ TV, TVRI dipancarkan melalui satelit Palapa C2, tentunya dengan saluran transponder masing-masing. Sedangkan satelit Telkom1 menjadi tempat bagi Trans TV, Lativi, TV7, JTV (Jawa Timur).

Untuk bisa menangkap siaran TV melalui Satelit,perangkat yang dibutuhkan antara lain :

  • Pesawat TV (ini modal utama)
  • Antena Parabola
  • LNB (Low Noise Block) / Feed Horn
  • Receiver
  • Positioner (untuk mengarahkan antena jika menggunakan motor penggerak)

ANTENA PARABOLA

Berbicara mengenai siaran dari satelit, maka peranti pertama yang harus ada adalah antena parabola. Fungsi alat ini adalah mengumpulkan sinyal-sinyal yang dipancarkan satelit dan memantulkannya menuju fokus pada satu titik. Pada titik fokus tersebut ditempatkan alat penangkap sinyal, yaitu feed horn/LNB (LOW NOISE BLOCK) yang dibahas dalam bagian lain.

DIAMETER ANTENA PARABOLA

Ada berbagai ukuran diameter antena parabola dan juga jenisnya. Untuk antena jenis rigid atau bahan berupa pelat padat berukuran diameter 6 feet (sekira 180 cm) hingga 9 feet (sekira 270 cm). Adapula antena yang jenis bolong-bolong atau menggunakan semacam kawat ram. Ukuran diameternya bisa 12 feet (sekira 360 cm) hingga 16 feet (sekira 480 cm).

Masing-masing ada kelebihan dan kekurangan. Jenis rigid/Solid relatif mudah dalam pemasangan. Tinggal memasukkan baud pada lubang-lubang yang ada di sisi panel, maka enam panel yang ada bisa terangkai menjadi satu antena. Kekurangannya adalah akan terpengaruh terpaan angin.

Untuk parabola berbahan jenis kawat ram, relatif tahan terhadap terpaan angin, namun memerlukan rangka untuk dudukan kawat ram yang dibuat melengkung. Rangka ini menjadi tambahan bobot pada tiang penyangga atau dudukan antenna.
PEMASANGAN ANTENA PARABOLA

Dalam hal pemasangan, sebagai contoh Kota Bandung yang berada pada posisi di selatan garis katulistiwa perlu mengarahkan antena agak miring ke utara. Kemiringan ini diatur sedemikian rupa agar garis sumbu pergerakan antena ke timur dan barat tepat berimpitan dengan garis bujur bumi. Hal ini dimaksudkan agar sebagian besar sinyal satelit yang ada di langit dapat ditangkap.

Maka, posisi antena dari posisi Bandung (65,5o Lintang Selatan, 107,36o Bujur Timur) agak dimiringkan ke utara menuju posisi 0o di atas katulistiwa. Sudut elevasi yang terbentuk sebesar 78,5o ke atas dari garis hozisontal, dan sudut azimut sebesar 37o dari arah timur ke kiri (berlawanan jarum jam). Jika garis sumbu antena agak bergeser dari garis utara -selatan, maka ada kemungkinan hanya sinyal dari satelit di belahan timur yang tertangkap, sementara di posisi barat tidak dapat tertangkap, atau sebaliknya.

SATELIT NYA ADA DIMANA ?!

Diorbit GEOSTATIONER bumi, yang berjarak +/- 36000 Km dari permukaan bumi bertebaran aneka satelit dari berbagai negaraSatelit-satelittersebut umumnya berada di atas garis katulistiwa. Keberadaan satelit tersebut m njadi wahana informasi yang dipancarkan dari bumi dan dapat ditangkap di berbagai tempat yang masih mengarahpadasatelit tersebut. Informasi yang dapat diperoleh dari satelit adalah siaran radio, televisi. Satelit juga menjadI sarana untuk menghubungkan daerah yang tidak terjangkau sarana telekomunikasi biasa, transaksi keuangan, hinggapencitraan bentuk dan kegiatan yang terjadi dengan adanya kamera di satelit.

Namun kali ini yang dibahas adalah satelit sebagai sarana informasi audio dan video. Ada dua sistem menangkap siaran dari satelit, yaitu secara berlangganan atau menangkap siaran bebas langganan (free to air / FTA).

Untuk siaran satelit berlangganan biasanya diarahkan pada satelit tertentu yang menyediakan aneka tayangan.Tayangan tersebut biasanya diacak, dan hanya bisa dinikmati dengan peranti yang disediakan penyedia jasa televisi berlangganan.

Untuk yang siaran bebas, ada banyak satelit di atas garis Katulistiwa yang memancarkan berbagai saluran televisi dari berbagai negara. Tulisan berikut ini difokuskan pada sistem satelit bebas.

RATUSAN SALURAN

Mengenai saluran televisi di satelit, dapat dilihat pada situs internet http://www.lyngsat.com yangmencantumkan berbagai datafrekuensi saluran (channel), posisi polaritas (vertikal atau hoziontal), dan satu lagi adalah memasukkan angka simbol rate (SR) dari ratusan siaran televisi atau radio lewat satelit dari masing-masing stasiun televisi. Atau yang lebih mudah, parameter-parameter frekuensi, polaritas dan simbol rate (SR) tidak perludiubah, karena sudah diatur oleh pabrikan pembuat receiver.Pengguna tinggal memilih saluran yang diinginkan.Namun demikian, para pengguna atau pemula untuk menangkap siaran dari satelit perlu mengetahui saluran televisi mana saja yang ada pada tiap satelit.Terlebih lagi Indonesia merupakan wilayah dengan garis orbit geostasioner yang disesaki banyak satelit di atas katulistiwa. Selain itu ada sejumlah satelit di luar wilayah udara Indonesia, namun siarannya masih dapat diterima dengan baik dengan arah sudut tertentu di barat atau timur. Sinyal satelit yang dapat ditangkap mulai dari 72o di arah barat yaitu satelit PAS hingga 169,0o di arah timur yaitu satelit PAS 2. Tak kurang dari puluhan satelit, dengan ratusan saluran televisi yang menggoda.

Mulai dari tayangan hiburan, berita, olah raga, pendidikan, wisata, dan lain-lain. Katakanlah satu transponder pada Palapa C2 yang digunakan stasiun Indosiar hendak ditangkap. Untuk mendapatkannya, pertama kali masukkan angka frekuensi yaitu 4074,lalu polaritasnya V (vertikal) dan simbol rate 6500. Data ini disimpan dalam memori receiver (dibahas pada bagian lain tulisan ini).Lantas pada receiver dibuka menu indikator kekuatan sinyal. Bila sinyal belum tampak, berarti posisi antena parabola belum tepat. Tindakan yang diambil adalah mengatur kembali posisi kemiringan arah antena ke garis katulistiwa atau miring sedikit ke arah utara.Saat sinyal menunjukkan penguatan, tandanya frekuensi sudah diperoleh, lalu tekan tombol penyimpan memori agar saluran tersebut masuk di ”catatan” receiver.

FEED HORN/LNB (LOW NOISE BLOCK)

Berikutnya adalah alat yang sangat berperan dalam menangkap sinyal yang sudah difokuskan antena parabola, yaitu feed horn. Alat ini akan menangkap sinyal dari satelit yang biasanya terdiri dari dua polaritas, yaitu vertikal dan horisontal. Meski ada juga polaritas berbeda, yaitu kiri dan kanan.

Pemasangan alat ini juga harus tepat agar tidak ada sinyal yang tidak tertangkap akibat bergeser beberapa derajat. Alat yang berupa silinder dengan salah satu sisi ada tambahan bentuk kotak berada di pusat fokus antena. Posisi kotak tersebut harus menghadap utara. Lantas sinyal yang didapat akan disalurkan ke alat pengolah sinyal yaitu receiver sebelum masuk ke pesawat televisi.

MOTOR PENGGERAK

Untuk menggerakkan atau mengubah posisi antena pada sumbunya saat bergerak ke arah timur atau barat diperlukan motor penggerak. Sistem yang digunakan adalah tongkat yang bisa mendorong (memanjang) atau menarik (memendek) dan menggunakan dinamo DC tegangan 36 volt. Alat yang disebut actuator ini sekilas seperti tongkat besi biasa. Tapi kekuatannya bisa mendorong dan menarik posisi antena parabola sekuat 250 kg.

Ada mekanisme sensor yang membatasi pergerakan agar tongkat tidak terus bergerak mendorong atau menarik. Jika hal itu sampai terjadi, bisa-bisa pinggiran antena penyok akibat terus ditarik atau didorong hingga membentur tiang dudukan antena. Alat ini juga dilengkapi lubang untuk mengeluarkan air yang berasal dari hujan atau embun yang terperangkat di dalamnya.

RECEIVER

Alat berbentuk kotak ini adalah “otak” dari pengolahan sinyal satelit. Ada dua jenis receiver, yaitu manual atau digital. Peranti manual adalah pengaturan frekuensi menggunakan tombol putar. Untuk manual ada perkembangan teknologi, di mana tampilan pada receiver berupa angka-angka layaknya peraga digital, meskipun pengolahan sinyal dari satelit masih konvensional berupa sinyal analog.Sedangkan peranti digital menggunakan posisi tambah atau kurang untuk mencari sinyal saluran televisi, dengan memasukkan angka-angka frekuensi saluran (channel), posisi polaritas (vertikal atau hoziontal), dan satu lagi adalah memasukkan angka simbol rate (SR).

Peranti receiver segera mengolah data untuk menemukan sinyal saluran televisi dari satelit. Bila masukan data tadi salah, tidak akan muncul gambar di pesawat TV. Demikian pula dengan sinyal yang diolah, berupa sinyal digital.Dalam pengaturan sinyal ada beberapa hal yang dilakukan semacam mencari posisi satelit dengan sinyal terkuat. Lantas mencari transponder atau satu kanal frekuensi dari satelit. Untuk receiver digital, biasanya ada yang sudah diset dari pembuatnya untuk menangkap siaran televisi dan radio satelit. Jadi pengguna cukup mengatur posisi antena setiap satelit. Posisi antena akan disimpan dalam memori, sehingga pergerakan motor penggerak antena sudah tertentu.

Tapi bagi yang senang mencari-cari siaran televisi sendiri, maka langkah yang dilakukan adalah mencari posisi antena yang tepat pada salah satu satelit dengan kondisi sinyal kuat. Lantas memasukkan angka-angka frekuensi transponder, berikut polaritas.

POSITIONER

Sedangkan ”otak” dari motor penggerak adalah positioner DiSEqC 1.2 . Alat ini ”bertugas” mengirimkan arus DC untuk mengatur pergerakan arah antena, dan juga menentukan posisi yang tepat berdasarkan posisi satelit yang sudah disimpan dalam memorinya. Selain itu, kekuatan sinyal yang ditangkap akan menghentikan pergerakan motor. Pasalnya, kabel sinyal dari feed horn masuk dahulu ke alat ini sebelum diteruskan ke receiver. Jadi alat ini bisa berdiri sendiri dengan inisiatif mencari berdasarkan masukan dari kendali jarak jauh (remote control) , atau mengikuti ”perintah” dari majikannya, receiver. Tapi jika posisi antena dibuat diam (dipantek) pada satu satelit saja, maka peranti motor penggerak dan alat ini tidak diperlukan.

MENGATUR SINYAL TRANSPONDER

Setelah semua peranti utama berada pada posisi yang tepat dan bekerja dengan baik. Langkah selanjutnya adalah mengatur sinyal transponder yang hendak ditangkap. Untuk receiver yang sudah diset langsung pabriknya, maka pengguna cukup menempatkan posisi antena untuk mendapatkan sinyal terkuat. Sementara pengguna yang lebih suka mengutak-atik mencari transponder, dan lebih mengasyikkan ketika menemukan transponder baru dengan materi siaran yang menarik.

Untuk mengatur tangkapan sinyal transponder, biasanya harus dimasukkan angka simbol rate (SR), polaritas, dan angka frekuensi. Jika sinyal bagus, maka receiver digital akan menangkap siaran televisi, dan menyimpannya dalam memori. Sedangkan pada receiver manual, maka tinggal memutar tombol untuk mendapatkan frekuensi terbaik***

Tertarik pengen coba ? Anda bisa pesan parabola melalui saya:

1. Parabola Diameter 6 Feet / 180 cm

Venus V1(Allumunium Alloy )

2. LNBF C-BAND

3. Actuator Heavy Duty 18 Inch

4. Tiang Besi Parabola 125 cm

5. Receiver Digital GEOSAT

Positioner DiSEqC 1.2

6. RG6 High Quality Coaxial 20 meter

Harga :Rp. 2,3 Juta (termasuk biaya kirim + pemasangan wilayah Cilegon)